Arti di Balik Nama Conqueror Serendipity

Kenapa nama blog ini dinamakan Conqueror Serendipity? Bagi mereka yang mengerti arti kedua kata tersebut, tentunya dua hal ini sebenarnya tidak berhubungan.


Tampilkan postingan dengan label Tea Break. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tea Break. Tampilkan semua postingan

Kisah Cinta yang Mengharukan

  http://purehdwall.com/wp-content/uploads/2014/02/man_with_bicycle_night_photography.jpg


Supri mengayuh sepeda tuanya melewati jalur Gaza. Dia sedang dalam perjalanan untuk menemui cintanya, Ningsih. Peluru, Granat, Tissue bekas, melesat beterbangan di mana-mana, tapi Supri tak mau menghentikan laju sepedanya. Supri tak takut terhadap ancaman maut, karena suasana hatinya sedang kalut.

Sambil mengayuh sepedanya, Supri masih mengingat-ingat kalimat terakhir yang diucapkan Ningsih lewat SMS beberapa jam yang lalu.

"Aku mau, mulai hari ini kita temenan aja ya. Aku merasa, kita itu beda."

Kalimat itu menusuk hati Supri, hingga susah baginya untuk bernafas lagi. Seketika, dia meraih sepedanya dan bertekat untuk segera menemui Ningsih di Indonesia. Supri masih berharap, bila nantinya mereka bertemu dan berbicara empat mata, Ningsih masih bisa mengubah keputusannya.

Delapan bulan berlalu, kira-kira pukul 8 malam, Supri pun sampai juga di rumah Ningsih dengan keadaan kaki bengkak segede tabung elpiji. Pintu rumah Ningsih tertutup rapat. Sepertinya tidak ada orang di sana. Supri hanya bisa termenung dan menunggu di depan gerbang rumah bermotif macan tutul itu. Hingga akhirnya muncul sebuah mobil mewah berwarna biru berhenti di situ. Seorang pria keluar dari mobil, menutup resleting celana, lalu berjalan ke sisi lain dari mobil itu untuk kemudian membukakan pintu. Disusul seorang wanita keluar dari sana sambil merapikan kancing bajunya. Supri merasa tak asing dengan wajah wanita itu.

"Ningsih?!" Ucap Supri lirih karena masih memendam keraguan di hatinya.

Wanita itu menolehkan kepala, dan memarkirkan pandangannya ke arah Supri. Beberapa saat wanita itu memandangi Supri dari ujung kepala hingga ujung kaki.

"Errr.. Supri?" Ya, ternyata wanita itu memang Ningsih, sang pujaan hati Supri.

"Iya! Aku Supri.. Aku datang untukmu.. Untuk memperjuangkan cintaku.." Supri bergegas mendekati Ningsih, memegang kedua pundak Ningsih, lalu mencoba menarik Ningsih ke pelukannya. Tapi Ningsih menundukan kepalanya, dan mencoba mendorong dada Supri sebagai isyarat bahwa dia tak mau memberikan pelukannya juga.

"Maaf Supri.. Cerita kita sudah berakhir.. Ini cowokku yang baru." Ningsih menunjuk ke arah pria yang tadi membukakan pintu mobil untuknya. Pria itu mengacungkan jari tengah ke arah Supri. Bukan, bukan untuk mengejek Supri. Pria itu ingin melambaikan tangannya, tapi semua jari tangannya sudah diamputasi karena penyakit diabetes parah, kecuali jari tengahnya.
Supri tertegun, dia merasa wanita di depannya itu bukanlah wanita yang pernah dia cinta. Sifatnya sudah jauh berbeda.

"Oh.. Sekarang aku mengerti.. Bukan kita yang berbeda. Karena kita pernah bersama dalam jangka waktu lama.. Itu cuma alasan palsu semata. Yang aku lihat sekarang adalah, yang PERTAMA ADA, sudah tergantikan oleh yang SELALU ADA. Iya, aku sudah tergantikan oleh dia!" Supri menunjuk dengan tegas ke arah pacar baru Ningsih. Pacar baru Ningsih lagi-lagi mengacungkan jari tengahnya dengan senyum ramah.

Amarahnya hampir meledak di kepalanya, namun seketika api amarah itu padam karena tersiram oleh kesedihan yang kental. Supri pun segera mengambil sepedanya, dan melaju kencang ke arah jalan raya. Sungguh malang, saat itu di jalanan sedang ada tawuran antar anak-anak TK yang melibatkan senjata-senjata nuklir dan kimia. Supri yang tak tau apa-apa, menjadi korban kebrutalan mereka. Supri pun tewas seketika. Ningsih? Hidup bahagia selamanya bersama pacar barunya.

TAMAT

Kebenaran Dalam Humor

Ayah dan anak melewati depan hotel bintang lima, melihat sebuah mobil sedan import yang sangat mewah.

Anak dengan sinis berkata pada ayahnya, "orang yang duduk mobil begini?pasti otak udang !"

Ayah dengan santai menjawab, "orang yang berkata demikian, pasti kantongnya kosong, tak berduit !"

# Cara pandangmu terhadap suatu masalah, apakah juga merupakan refleksi dari sikap hatimu yang sebenarnya ? #

~~~~~~~~~~

Selesai makan malam, ibu dan putri mencuci piring bersama, ayah dan putra nonton tv di ruang tamu.

Tiba-tiba dari dapur terdengar suara piring pecah, sejenak menjadi sunyi…

Putra berkata sambil memandang ayah, "Pasti ibu yang pecahkan. Darimana kau tahu ? Ia tidak marah-marah."

# Kita terbiasa membuat standar yang berbeda untuk diri sendiri dan orang lain, yaitu ketat terhadap orang lain dan longgar terhadap diri sendiri. #

~~~~~~~~~

Ada dua rombongan turis Taiwan datang ke sebuah pulau di Jepang, kondisi jalan sangat buruk, lubang dimana-mana…

Salah seorang guide meminta maaf, dengan mengatakan jalanan ini seperti orang bopeng saja.

Sedangkan guide yang lain dengan puitis berkata kepada para turis, "Ibu dan Bapak sekalian, jalan yang kita telusuri saat ini adalah jalan lesung pipi yang terkenal."

# Kondisi yang sama, namun pola pikir yang berbeda menimbulkan sikap yang berbeda pula.
Sungguh ajaib pola pikir itu, apa yang hendak kau pikirkan, haknya ada padamu. #

~~~~~~~~~~~~

Murid SD kelas 3 saat menuliskan cita-citanya, menyatakan kelak akan menjadi badut.

Guru Asia akan menegur, "Tak punya cita-cita mulia, sungguh tak dapat diajar !"

Guru dari Barat berkata, "Semoga engkau membawa senyuman bagi seluruh muka bumi !"

# Kita yang lebih tua (dituakan), tidak hanya lebih mudah menuntut daripada memberi semangat, malah dengan picik membatasi makna dari suatu keberhasilan. #

~~~~~~~~~~~~~~~

Ada seorang tante didalam toko perhiasan…
Melihat 2 buah gelang yang sama persis modelnya, yang satu dihargai $550, sedangkan yang satu lagi hanya $250.

Dengan sangat senang, segera dibelinya gelang dengan harga $250, dengan penuh keberhasilan keluar dari toko itu.

Belum keluar dari pintu, terdengar pegawai toko berkata kepada rekannya, "Benarkan, jurus ini manjur."

# Cobaan serasa umpan, dapat dengan mudah menampakan ketamakan manusia pada umumnya, yang seringkali merupakan awal mulainya suatu kerugian akibat tertipu. #

~~~~~~~~~~~~

TAMAK

Pengemis: dapatkah memberi aku $100 ?

Orang yang lewat: Aku hanya mempunya $80.

Pengemis: Jika demikian maka engkau berhutang padaku $20 !

# Kebanyakan orang selalu menganggap Tuhan berhutang padanya, selalu merasa Tuhan memberi kurang banyak, kurang baik, KETAMAKANNYA TELAH MENUTUPI HATI YANG BERSYUKUR. #

~~~~~~~~~~~~

SANTAI SEJENAK

Dalam sebuah museum, seorang istri dengan tak sabar berkata pada suaminya, "Aku bilang mengapa engkau berjalan begitu lambat. Ternyata engkau selalu berhenti untuk melihat barang-barang ini."

# Ada orang yang hanya tahu berlari dalam jalan kehidupan, akhirnya kehilangan kesempatan menikmati pemandangan indah di kedua sisinya. #

~~~~~~~~~~~

EMPATI

Istri sedang memasak di dapur. Suami disamping terus berceloteh tanpa hentinya, "Pelan dikit. Awas ! Api terlalu besar. Cepat balikkan ikannya. Cepat diangkat, minyaknya terlalu banyak ! Tahunya diiris tipis. Aduh, pancinya miring !"

Istri terlepas bicara, "Diam kau ! Aku mengerti cara memasak."

Suami dengan tenang menjawab, "Tentu engkau mengerti, istriku. Aku hanya ingin engkau tahu, bila aku mengemudi, bagaimana perasaanku saat engkau bercuap-cuap terus disamping."

# Tidaklah susah belajar memahami orang lain, asalkan engkau bersedia dengan sungguh-sungguh berdiri pada posisi dan sudut pandang orang lain untuk memandang suatu masalah. #

Penjara vs Kantor - Pilih yang mana?

PENJARA : Kamu hidup di ruangan 8X10 m2.

KANTOR : Kamu hidup di ruangan 6X8 meter2.

 

PENJARA : Dapat 3 kali makan, gratis.

KANTOR : Harus beli sendiri

 

PENJARA : Untuk kebiasaan baik mendapat hadiah istirahat.

KANTOR : Untuk kebiasaan baik mendapat hadiah TAMBAHAN KERJAAN he..he..

 

PENJARA : Penjaga akan membukakan pintu dan membuka & menguncikan pintu untuk kamu.

KANTOR : Kamu harus membawa sendiri, membuka sendiri, menutup serta mengunci sendiri semua pintu yang kamu punyai.

 

PENJARA : Kamu bisa nonton TV tiap hari.

KANTOR : Kamu bisa dipecat kalau nonton TV

 

PENJARA : Kamu punya ruangan pribadi.

KANTOR : Kamu harus selalu bersama teman kerja.

 

PENJARA : Diijinkan bertemu dengan keluarga untuk bersenda gurau.

KANTOR : Kamu sama sekali tidak diijinkan bersantai ria bersama keluarga disini.

 

PENJARA : Semua pengeluaran ditanggung negara.

KANTOR : Kamu harus tanggung pengeluaran dirimu sendiri dan memotong gajimu lewat pajak untuk menghidupi yang ada di penjara.

 

So pilih yg mana nih ?

Kenangan Masa Lalu Seorang Wanita

Ternyata gambar-gambar ini masih ada setelah bertahun-tahun, Haha :D


Bola Hitam Putih versi Dua

Tulisan yang pernah saya buat beberapa tahun lalu, kini saya tulis ulang dengan gaya berbeda. Tulisan ini pernah menjadi hot topic di tahun 2009, Apa alasannya? Silahkan menikmati.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSVYwNCMjJXvIkRKffaWytFMQ9MjaL1jAgVwWrcTz_rn_r8h0mFgrT3_cuORv6CCGJ6j2Sysd9Kk-bM-oom8rDSv-FQ9qpp_9uSkB4hdTDEl5G1_QsbpyPsMFER-BlqqdD4_fvwGUKv5-K/s1600/hitamputih.jpg 
Bola Hitam Putih Versi Dua
Awal kisah dimulai, Seorang anak pertama pria lahir kemudian ditinggal mati oleh Ibunya. Sang Ayah begitu merasa kehilangan istri yang sangat di cintainya. Untuk mengusir rasa kehilangannya, Sang Ayahpun menjadi sangat gila berkerja (Workaholic). Hal itu tidak mengurangi rasa sayang sang Ayah kepada anak tunggalnya. Karena Sang Ayah memutuskan tidak menikah lagi, maka anak ini akhirnya tumbuh besar dengan pengasuh. Anak Pria ini tumbuh menjadi pria yang lembut dan cerdas.
Ketika memasuki Taman Kanak-Kanak, teman-temannya sudah memiliki sepeda sendiri. Sedangkan dia masih berjalan kaki, itu membuat pengasuhnya mengadu kepada Ayahnya. "Pak, teman-teman nak Iwan sudah pada punya sepeda, tapi dia masih berjalan kaki." Sang Ayah berpikir, sungguh memalukan. Sekarang dia telah menjadi Pengusaha sukses dengan perusahaan dimana-mana, namun anaknya malah kekurangan. Dia pun memanggil si Anak. " Anakku, kamu ingin sepeda yang seperti apa?", Si Anak kemudian menjawab dengan lugas, " Tidak perlu ayah, jika ayah ingin membelikan sesuatu. Belikanlah aku sebuah bola hitam, dan sebuah bola putih." Sang Ayah pun bingung dan bertanya kenapa Anaknya meminta hal itu, Anak pun menjawab, " Saya tidak perlu menjelaskan, namun jika ayah mau membelikan. Hanya itu yang kuinginkan." Sang Ayah tidak pernah berbicara dengan anaknya, karena itu dia menerima keinginan anaknya. Diapun akhirnya membelikan Sepeda terbaik saat itu, dan juga Sepasang Bola Hitam dan Putih.
Waktu terus berjalan, akhirnya Sang Anak memasuki Sekolah Dasar. Saat itu permainan sepatu roda dikalangan Anak-Anak sedang ngetrend. Sang Anak setiap sore hanya duduk saja di Rumah, sepedanya hanya diletakan saja, karena sudah tidak musimnya pakai sepeda. Melihat hal itu, pengasuhnya kembali melaporkan kepada Ayahnya. Sang Anak dipanggil lagi. Ayahnya pun bertanya, " Kamu beberapa waktu murung terus, Kamu ingin dibelikan Sepatu Roda? Kenapa tidak kamu sampaikan? Pasti Ayah berikan kalau hanya sepatu Roda." Anakpun mengeleng-geleng dan berkata, " Ayah sebaiknya membelikanku Bola Hitam dan Putih saja, yang lama sudah rusak dan lagipula bola lebih murah." Ayahnya pun nampak kesal, dia merasa anaknya meremehkan kemampuannya. Kemudian besoknya sudah, Sepatu Roda terbaik sudah ada bersama sepasang Bola Hitam dan Putih.
Tidak terasa sudah memasuki masa SMP. Cerita sama berulang, ketika anak lain sedang asik bermain dengan Handphone canggih mereka, Anak ini lebih suka menghabiskan waktunya dengan bermain sepatu roda. Sungguh Setia dia kepada sepatu rodanya. Sepulangnya dari luar negeri, Ayahnya terkejut melihat kelakuan anaknya, yang ternyata belum memiliki Handphone canggih. Diapun berpikir, punya rumah begitu besar, perusahaan dimana-mana, sering ke luar negeri, tapi anaknya ketinggalan zaman. Ketika anaknya pulang dari sekolah dia melihat ada sebuah kotak berisi handphone canggih termahal saat itu, dan sebuah kertas catatan : " Biar kamu tidak malu", Besoknya si Anak mengirim kertas catatan balasan untuk ayahnya di meja kerja bertuliskan : " Kok tidak ada bola hitam putih? Aku lebih suka yang itu." Sang Ayah membacanya kesal setengah mati dan bingung. Apa sih Specialnya Bola Hitam Putih itu? Bisa buat dia Keren dan Terkenal? Kemudian Besoknya dan seterusnya selalu muncul catatan berisi seperti itu, akhirnya Sang Ayah menyerah dan membelikan Bola Hitam dan Putih itu. Dan akhirnya berhenti juga anaknya mengiriminya catatan.
Masa SMA pun tiba, Sekolah si Anak ternyata jauh dari rumah, sehingga dia harus menaiki bus setiap pagi untuk ke sekolah, sementara teman-temannya sudah menaiki motor atau mobil. Suatu hari Ayahnya pulang lebih awal dan sudah di rumah, sehingga melihat dia pulang diantar oleh temannya dengan motor. Sang Ayahpun merasa sangat malu, Anak satu-satunya kok dia tidak bisa belikan mobil? Karena itu dia menawarkan Sang Anak sebuah mobil, Namun sang anak menolak karena menurutnya mobil itu tidak praktis, " Lebih baik ayah belikan aku Bola Hitam Putih saja." Sang ayah mulai kesal, Ayahnya tidak menerima penolakan. Kemudian akhirnya mereka berdua berunding. Dan diputuskan bahwa membeli Sepeda Motor model terbaru dan sepasang bola hitam putih lagi. Sang Ayah jengkel, bertahun-tahun dia belikan bola hitam putih tanpa tau sebabnya. Dan Sang Anak pun tidak ada keinginan memberi tau Orang tuanya.
Tibalah Masa Kuliah, Sang Anak memang sangat cerdas sehingga mampu memasuki Perguruan Tinggi yang terkenal dan membuat Ayahnya begitu bangga, dihadiahkanlah sebuah mobil Mewah untuk Anak tunggalnya ini. Anehnya berbulan-bulan berikutnya mobilnya hanya didiamkan saja, Dia masih naik motor untuk kemana-mana termasuk kuliah dan pacaran. Pacarnya kemudian bingung dengan kelakuan si anak, dia punya mobil yang bagus tapi tidak dipakai. Dia menanyakan hal ini, kemudian sang anak menjawab karena Ayahnya tidak membelikannya bola hitam dan putih. Dia merasa ayahnya tidak mengerti anaknya sendiri. Suatu hari ketika menghadiri acara makan malam bersama, Pacar anak itu bercerita kepada Sang Ayah, kenapa tidak membelikan bola hitam putih itu. Sang Ayah sebenarnya sangat sensitif dengan bola-bola itu, "Ya ampun, sampai pacar anakku menyuruh belikan bola itu, ada apa sih?" Pikirnya dalam hati. Kemudian Pacar Anak itu menjelaskan bahwa karena tidak dibelikan bola-bola itu, Anaknya tidak mau memakai mobil mewah yang dia berikan. Padahal di kamar si Anak udah banyak banget bola hitam putih. Akhirnya besoknya Sang Ayah membelikan Bola-bola itu. Bagaimana tidak? Sudah sampai Anak orang lain yang minta.
Suatu hari si Anak liburan ke puncak bersama pacarnya, menaiki mobil mewahnya itu. Tiba-tiba pacarnya menciumnya sehingga dia terkejut dan hilang keseimbangan. Kecelakaanpun terjadi, dan mereka segera dibawa ke Rumah Sakit. Sang Ayah yang menerima telp dari Rumah Sakit pun langsung menuju kesana. Sesampainya dijelaskan bahwa mereka berdua tidak menggunakan Seat Belt sehingga benturannya sangat fatal. Pacarnya tewas ditempat, sedangkan anaknya dalam kondisi sangat kritis. Sang Ayah segera menuju ke ruangan anaknya dirawat, dia melihat dokter yang keluar dari kamar itu dan dia bertanya, " Dok, Anak saya bagaimana?" Wajah dokter menunjukan raut wajah lesu dan duka," Maaf Pak, Kami sudah berusaha sebaik mungkin, sebaiknya anda memamfaatkan waktu yang tersisa dengan baik."
Sang Ayah memasuki ruangan itu, melihat anaknya terbaring lemas sambil menangis. Dia sedih karena pacarnya juga tidak tertolong. Anak yang melihat ayahnya kemudian berkata," Maaf ya Ayah, Aku menyetir dengan tidak hati-hati." Ayahnya pun begitu haru, mereka terasa menjadi begitu dekat di saat terakhir ini. Ayahnya pun mengatakan sesalnya karena selalu sibuk, tidak bisa menemani dia. Sang Anakpun menceritakan, bahwa dia tidak pernah merasa buruk pada Ayahnya, namun dia memang sempat kesal. Kenapa Ayahnya ketika punya uang lebih selalu membelikan dia macam-macam sementara dia hanya meminta Bola Hitam dan Putih. Sang Ayah merasa ini waktu yang tepat dan terakhir, Diapun bertanya," Nak, Sebenarnya ada apa dengan Bola Hitam dan Putih ini? Kenapa kamu selalu minta itu? Ada apa sebenarnya?"
(Pembaca juga penasaran bukan?)
Si Anak akhirnya berusaha menjawab, dengan terpatah-patah karena dia sudah benar-benar sekarat, " I.. tu.. Kare..na...." Si Anak menutup matanya, dan nafasnya pun berhenti. Sang Anak telah pergi tanpa sempat memberi taukan tentang Rahasia di balik Bola Hitam dan Putih tersebut.
Sang Ayah yang bertahun-tahun bersama Anaknya saja tidak tau, Apalagi saya yang hanya bercerita? Jadi Gimana? 
Inilah kisah paling Misteri, Haha :D

Kisah Cinta Penuh Romantika dalam Ilustrasi Singkat

Kalau postingan ini saya masih ingat, waktu itu setelah menonton perdana SSTI. Jadi membuat sedikit scene dari gambar-gambar singkat. Ternyata Gambarnya masih aktif, di posting disini deh untuk Nostalgia.
Hari penuh cinta dari pandangan pertama sampai 1 tahun menikah
Pandangan Pertama


First Kiss



Pertengkaran



Setelah 1 tahun menikah
 

Singkat, Padat dan Enjoy :D

Kisah Cinta Itu Menyakitkan

Mereka telah saling mengenal sejak bersekolah dan sejak menjadi sahabat baik. Mereka berbagi semua dan apapun juga dan menghabiskan banyak waktu bersama dalam dan setelah sekolah. Tetapi hubungan mereka tidak berkembang namun hanyalah sebatas teman. Nadia menyimpan rahasia, kekagumannya dan cintanya kepada Johan. Dia memiliki alasan tersendiri untuk menyimpan hal itu sendiri.

TAKUT! Takut akan penolakan, takut jika Johan tidak merasakan hal yang sama, takut kalau Johan tidak menerimanya sebagai temannya lagi, takut kehilangan seseorang yang dia merasa nyaman bersamanya. Setidaknya jika dia tetap menjaga perasaannya, dia mungkin masih bisa bersama Johan dan dengan harapan, bahwa Johan lah yang akan mengatakan bagaimana perasaannya kepada Nadia.

Waktu terus berjalan dan sekolah telah bubar. Johan dan Nadia pergi ke arah yang berlainan. Johan melanjutkan studinya ke keluar negeri, sedangkan Nadia mendapatkan pekerjaan. Mereka tetap saling berhubungan, dengan surat, saling mengirimkan foto masing-masing dan saling mengirimkan hadiah. Nadia merindukan Johan akan kembali. Dia telah memutuskan bahwa dia memiliki kekuatan untuk mengatakan kepada Johan bagaimana perasaan cintanya, jika Johan kembali.

Dan tiba-tiba, surat dari Johan terhenti. Nadia menulis kepadanya, tetapi tidak ada jawaban. Dimana dia? Apa yang terjadi? Banyak pertanyaan yang ada di kepalanya.Dua tahun berlalu dan Nadia tetap berharap bahwa Johan akan kembali atau setidaknya mengiriminya surat. Dan lalu doanya terkabul.

Dia menerima suratdari Johan, mengatakan...! " Nadia, aku punya kejutan untukmu...temui aku di bandara pukul 7 malam. Aku tidak kuat menunggu untuk menemuimu lagi. Cinta dan cium Johan"
Nadia berbunga-bunga. Cinta dan cium, berarti banyak bagi seorang wanita yang belum merasakan cinta sebelumnya. Dia begitu gembira atas kata-kata itu.

Ketika harinya telah tiba, Nadia menunggu dengan cemas. Dia memakai pakaian terbaiknya dan berusaha terlihat secantik mungkin. Dia mencari Johan kesana kemari. Tetapi tidak dilihatnya Johan. Kemudian datang seorang wanita dengan pakaian ketat berwarna biru yang seksi.

Dia begitu perhatian melihat Nadia, "Hai! Aku Jacelyn, temannya Johan. Kamu Nadia?" tanyanya. Nadia menganggukkan kepala. "Maaf, aku punya kabar buruk bagimu. Johan tidak akan datang. Dia tidak akan datang lagi," kata wanita itu, sambil meletakkan tangannya di pundak Nadia.

Nadia tidak dapat mempercayai hal yang dia dengar!!! Apa yang telah terjadi?? Nadia bingung, dia amat sangat khawatir sekali dan wajahnya menjadi pucat.

"Dimana Johan? Apa yang terjadi padanya??? Katakan padaku..." Nadia memohon kepada si wanita. Si wanita melihat dengan cermat ke Nadia dan dia menepuk pundak Nadia dan mengatakan "ALAMAK NADIA... INI AKIKA SI JOHAN...EMANGE AKIKA KLIATAN CANTIKA SEKERANJANG?AIH....AIH......YEE TINTA KENAL AKIKA LAGI YAH???

IHHH...SEBEL DEH.....!!!"

.......dan kemudian Nadia langsung pingsan.....

Kejamnya Cinta dan begitu Menyakitkan He He He